Pencurian Emas Antam Bernilai Rp160 Juta dari Pasar Horas Siantar, Terekam CCTV

Terduga pelaku perampasan emas batangan bernilai ratusan juta rupiah di toko emas di Gedung II Pasar Horas, Kota Pematangsiantar, Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 12.30 WIB terekam kamera CCTV.(f/ist)

SIANTAR, Metro24 -Aksi nekat seorang pria yang berpura-pura menjadi pembeli berujung pada perampasan emas batangan bernilai ratusan juta rupiah di toko emas di Gedung II Pasar Horas, Kota Pematangsiantar, Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

Korban, Khairani Sianturi, pemilik toko emas MH Siregar yang berada di lantai dua Pasar Horas, mengungkapkan pelaku datang seorang diri dan berpura-pura hendak membeli perhiasan emas.

Pelaku awalnya menanyakan gelang emas seberat sekitar 10 mayam sebelum meminta diperlihatkan sejumlah koleksi emas lainnya.

“Awalnya dia menanyakan gelang emas sekitar 10 mayam. Dia juga melihat-lihat emas lain dan sempat membuka masker sehingga wajahnya terekam CCTV,” ujar Khairani kepada wartawan.

Baca Juga :  Polsek Tanah Jawa Tindaklanjuti Dugaan HR 'Big bos' Narkoba

Setelah beberapa saat mengamati etalase, pelaku kemudian meminta melihat emas batangan Antam yang diperkirakan bernilai sekitar Rp160 juta. Saat itu, emas tersebut masih berada di tangan Erika br Siregar, anak pemilik toko, yang sedang memperlihatkan barang tersebut kepada pelaku.

Namun, ketika berpura-pura hendak memotret emas batangan itu, pelaku tiba-tiba merampasnya dan langsung melarikan diri dari lokasi.

“Kami tidak menyerahkan emas itu kepadanya. Barang masih dipegang anak saya. Tiba-tiba dia merampas dan langsung kabur,” kata Khairani.

Erika Boru Siregar mengaku telah mencurigai gerak-gerik pelaku sejak awal. Menurutnya, pria tersebut beberapa kali mengubah posisi tangan sambil berpura-pura mengambil kamera atau telepon genggam untuk memotret emas yang sedang diperlihatkan.

“Saya sempat melipat plastik pembungkusnya supaya tidak gampang diambil. Tapi saat dia mengalihkan posisi tangan, tiba-tiba langsung dirampas dan dia lari,” ungkap Erika.

Usai kejadian, korban segera berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan wajah pelaku telah diamankan dan diserahkan kepada pihak kepolisian sebagai bahan penyelidikan.

Baca Juga :  Selain Tahan Yaqut, KPK Sita Aset Rp 100 Miliar Lebih Terkait Kasus Kuota Haji

Kepolisian dari Pos Polisi Pasar Horas langsung turun ke lokasi. Kapospol Pasar Horas, Aiptu Edy Syahputra, terlihat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal dan berkoordinasi dengan unit terkait guna mengungkap identitas pelaku.

Peristiwa tersebut mengundang perhatian para pedagang di Pasar Horas. Pengurus Persatuan Pedagang Pasar Horas (P4B), Aloman Sirait, mendesak aparat kepolisian segera menangkap pelaku serta meminta pengelola pasar meningkatkan sistem keamanan.

“Kami berharap Polres Pematangsiantar segera mengungkap kasus ini. Pasar Horas belakangan sudah sepi pengunjung. Kalau keamanan tidak bisa dijamin, ini akan semakin memukul pedagang,” ujarnya.

Aloman menilai kasus perampasan emas tersebut berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat untuk berbelanja di Pasar Horas apabila tidak segera dituntaskan.

Baca Juga :  Camat Galang Himbau Pedagang Eceran Tidak Menaikkan Harga BBM

“Ini bukan hanya kerugian yang dialami toko emas. Kalau kasus seperti ini tidak segera terungkap, kepercayaan masyarakat untuk berbelanja di Pasar Horas bisa menurun. Kami berharap pihak terkait, termasuk pengelola pasar, melakukan evaluasi sistem keamanan agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif dan memburu pelaku yang membawa kabur emas batangan bernilai sekitar Rp160 juta tersebut. (SNC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *