Gelper Ikan-ikan Disebut Kembali Marak di Wilayah Kota Pematangsiantar

Ilustrasi mesin permainan (Gelper) jenis tembak ikan-ikan.(f/ist)

SIANTAR, Metro24 – Aktivitas dugaan perjudian menggunakan mesin permainan ikan -ikan disebut kembali ‘marak’ di Kota Pematangsiantar.

Baru-baru ini arena permainan beraroma judi tersebut terpantau awak media di seputaran Komplek SBC (Siantar Bisnis Center) Jalan Sutomo Kelurahan Pahlawan Kecamatan Siantar Timur Kota Pematangsiantar, Jum’at (22/8).

Seorang wanita yang bekerja di tempat itu sempat mengungkapkan jenis mesin tersebut kepada awak media.

“Ya Gelper dan itu slot,” kata wanita itu kepada awak media saat ditanya jenis mesin permainan tersebut.

Namun, setelah ditelusuri wartawan. mesin permainan yang sempat berpindah tempat di disebut-sebut marga S. Akan tetapi yang bersangkutan belum berhasil dikonfirmasi.

Baca Juga :  Diduga Dibekingi Oknum Aparat Penyadap Getah Karet Ilegal Merajalela di Serbelawan

Lokasi gelanggang permainan (Gelper) jenis tembak ikan-ikan ini sangat mudah ditemukan keberadaannya. Sebab beroperasi dalam ruko di di pinggiran ruas jalan lintas.

Adapun praktik beraroma judi ini, pemain datang ke gelper tersebut dan memberi uang kepada disebut wasit untuk mengisi kredit dengan nominal pengisian bervariatif.

Setelah mendapatkan kredit, pemain dapat memainkan permainan yang ada pada mesin gelper. Apabila pemain menang, kredit atau poin bisa ditukar dengan sejumlah uang.

Sementara warga yang sempat ditemui awak media di seputaran Komplek SBC (Siantar Bisnis Center) Jalan Sutomo Kelurahan Pahlawan Kecamatan Siantar Timur Kota Pematangsiantar, pada Jum’at (22/8) mengatakan, aksi kriminal dirasakan kambuh sejak mulai ‘marak’ arena permainan beraroma judi di tengah-tengah masyarakat.

Baca Juga :  Siapa Saja di Balik Pusaran Dugaan Korupsi Dana BOS SMK Negeri 1 Siantar?

Sehingga kasus itupun diminta menjadi fokus pihak kepolisian, di samping penegakan hukum dan mitigasi gangguan Kamtibmas lainnya, ungkapnya.

“Tolonglah Ibu Kapolres dan bapak-bapak aparat negara yang terhormat, tertibkan tempat itu, jangan jadi rusak mental generasi bangsa ini,” ujarnya lirih.

Ia bahkan menghimbau, terutama kepada ibu-ibu yang ada di sekitar tempat itu agar mau bertindak, “kalau memang aparat tidak mau, ayo ibu-ibu kita menutup tempat itu,” ajaknya dengan nada kesal, Jum’at (22/8) sore.

Sementara itu, Kapolres Siantar Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sah Udur Togi Marito Sitinjak, tercatat sebagai Polisi Wanita (Polwan), yang pertama kali menjabat Kapolres Pematangsiantar.

Baca Juga :  Sosok Rudianto Pangulu Lestari Indah Yang Diperiksa Jaksa Dugaan Kasus Ijazah Palsu

Perwira menengah Polri itu merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2006 sampai saat ini belum memberikan perjelas.(age)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *