Harga Minyak Kemasan di Kota Pematangsiantar Mulai Merangkak Naik

Ilustrasi minyak kemasan.((f/ist)

SIANTAR Metro24 -Harga minyak kemasan di Kota Pematangsiantar mulai merangkak naik jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026, Senin (24/11).

Kenaikan komoditas salah satu bahan pokok di Kota Pematangsiantar ini, menanjak naik hingga Rp 1300 dari harga eceran resmi Rp 15.700/ liter dari harga biasanya Rp 16 ribu pada awal bulan Oktober 2025.

Hal itu disampaikan Boru Siregar pedagang mie goreng di Kota Pematangsiantar.

“Saat ini minyak kemasan “MINYAK KITA” harganya naik, dari Rp 16.000 merangkak ke Rp 17.000/liter, jauh dari harga yang ditetapkan pemerintah (HET)” ucapnya, Senin (24/11/2025).

Dikatakannya sebelumnya, harga sejumlah minyak kemasan 1 liter dijual berkisar Rp 16 ribu per liternya.

Baca Juga :  Oknum Mahasiswa Magang di Lapas Narkotika Klas IIA Pematangsiantar Ditangkap Terkait Narkoba

“Kalau sekarang di pasar Perluasan Kota Pematangsiantar sudah di jual dengan harga Rp 17 bahkan terkadang ada 18 ribu per liternya, dan meminta Pemkot Pematangsiantar tidak tinggal diam,” ungkapnya kecewa.

Meski demikian, ketika ditanya kepada salah satu pedagang di Pasar Perluasan Jalan Gotong Royong (Jalan Patuan Nagari), Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara Kota Pematangsiantar mengaku tidak mengetahui persis penyebab kenaikan harga minyak kemasan itu. Karena pihaknya hanya mengikuti harga ketetapan, katanya terkesan berdalih.

Terpisah Marlon Brando Sitorus S STP M Si mengatakan pihaknya (Kecamatan -red) tidak ada intervensi soal harga di Pasar Perluasan Jalan Gotong Royong (Jalan Patuan Nagari), Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara Kota Pematangsiantar.

Baca Juga :  Medan Banjir Papan Bunga Dukung KPK: “Periksa Seluruh Proyek Topan Ginting!”

“Kurasa soal harga kan ada (TPID) Tim Pengendali Inflasi Daerah laporan ke situ detailnya. Karena soal harga
Kecamatan tidak ada intervensi kesitu, biasa ada pasar murah, untuk mengurangi harga,” katanya.

Camat Siantar ini juga berjanji akan berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Nanti kita koordinasikan. Mereka kan masih rapat juga. Biasanya nanti ada pasar murah?,” ucapnya via telepon Androidnya Senin (24/11).

Informasi yang dihimpun Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan bahwa kondisi harga berbagai barang kebutuhan pokok di seluruh Indonesia masih stabil menjelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, menyampaikan bahwa hasil pemantauan langsung yang dilakukannya di beberapa kota besar, termasuk Padang, Bandung, dan Surabaya, menunjukkan tidak adanya gejolak harga yang signifikan.

Baca Juga :  Selain Togel ISMAL 'Marak', YSF Kuasai Wilayah Sektor Bangun

“Kemarin saya pergi ke Padang, Bandung, sebelumnya Surabaya, harganya sih bagus-bagus,” ujar Budi di Jakarta, pada Jumat (14/11).(age)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *