Polsek Bandar Huluan Tindaklanjuti Dugaan JT ‘Big bos’ Narkoba

Polsek Bandar Huluan resort Simalungun.(f/ist)

SIMALUNGUN, Metro24 -Kepolisian Sektor Bandar Huluan tindaklanjuti informasi maraknya peredaran narkoba jenis sabu oleh jaringan bandar narkoba berinisial JT ke wilayah hukum Polsek Bandar Huluan Resort Simalungun, Senin (15/6).

Kapolsek Bandar Huluan Iptu Patar Banjar Nahor mengungkapkan bahwa pihaknya menindaklanjuti informasi dugaan peredaran narkoba jenis sabu tersebut.

“Siap. Makasih infonya. Kita lidik,” katanya pada Senin (15/6/2026).

Sebelumnya dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polsek Bandar Huluan resort Simalungun, kembali menjadi sorotan publik.

Warga menilai dugaan aktivitas transaksi narkoba di sejumlah lingkungan Kecamatan Bandar Masilam ini kian meresahkan dan diduga melibatkan oknum ‘nakal’

Informasi yang dihimpun sejumlah nama kerap disebut warga sebagai pihak yang diduga berperan penting dalam jaringan peredaran barang haram di wilayah hukum Polres Simalungun.

Baca Juga :  Warga Moho Mengecam Keras Tindakan Kekerasan dan Penganiayaan

Seorang pria berinisial JT disebut-sebut berdomisili di Huta Tapak Kuda Nagori Gunung Serawan, menyiapkan barang haram itu ke beberapa titik, sebelum didistribusikan oleh pihak kaki tangan bandar, diantaranya di Kecamatan Bandar Masilam.

Selain itu, warga juga menyebut adanya oknum ‘nakal’ yang diduga turut terlibat di Kecamatan Bandar Masilam. Jalan ini merupakan jalur penting bagi
UN alias Pelor disebut orang kepercayaan bandar narkoba berinisial JT ini.

Tidak hanya itu, nama lain seperti Paklek alias TN di Nagori Bandar Masilam, serta duet AT alias Kecewa dan MN disebut-sebut berperan sebagai pemain utama dalam bisnis ilegal tersebut.

Seorang warga yang sempat ditemui yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku resah dengan aktivitas transaksi yang disebut terjadi hampir setiap hari.

Baca Juga :  Lapor Pak Kapolda, Ninsih Pengusaha Galian C 'Ilegal' di Kerasaan 1, Seakan Kebal Hukum

“Siang malam jaringan ‘big bos’ narkoba berinisial JT ini diduga ada transaksi sabu. Pembelinya bukan hanya warga sekitar, banyak juga dari luar,” ujarnya, Senin (15/6/2026).

Ditambahkannya, diantara seputaran Bandar Masilam omsetnya hingga ratusan juta rupiah.

“Ngak main-main, ratusan juta omset peredaran sabu di situ, kayaknya terkesan bebas kali, ‘big bos’ inisial JT ini juga terkenal. Semua orang tau di sini. Tapi herannya kok tidak ditangkap JT ini nya?, aparat terkesan terkecoh,” ujarnya kecewa.

Pria lainnya yang mengaku bernama Heri (43) ini berharap, polisi dapat mengungkap dan menangkap jaringan ‘big bos’ narkoba berinisial JT ini dan para pelaku yang telah meresahkan masyarakat sekitar ini.

Sebab menurutnya di daerah tersebut tingkat krimanal nya meningkat dan sering terjadi pencurian dan perkelahian dengan pelaku yang kuat diduga disebabkan karena terusik dengan peredaran narkotika.

Baca Juga :  THM di Kota Pematangsiantar Dirazia, Pengunjung Ada Positif Narkoba

Warga juga sampai saat ini sudah melakukan pemantauan dan dikawatirkan warga bertindak di luar ketentuan hukum yang berlaku, ungkapnya.(age)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *