Sejumlah pekerjaan saat melakukan pengergajian batang mohon mahoni untuk dijadikan bahan ‘properti’.(f/metro24).
SIMALUNGUN, Metro24 -Puluhan batang pohon mahoni yang sempat menumpuk di sepanjang jalan Asahan setelah ditebang tiba-tiba tak kelihatan, Senin (1/11).
Pantauan wartawan puluhan batang pohon mahoni yang sebelumnya berjejer di pinggir jalan Asahan Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun itu sudah ‘raib’.
Ditanya warga sekitar mengaku tidak tahu siapa yang mengangkat balok-balok tebangan pohon mahoni bernilai puluhan juta rupiah milik Pemprov Sumut itu.
Sementara Camat Siantar Muhammad Iqbal ketika dikonfirmasi melalui telepon Android sampai saat ini tidak merespon, Senin (1/11).
Sementara, Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup Simalungun, Daniel Silalahi menanggapi konfirmasi wartawan mengatakan, masih menghadiri pesta.
” Masih pesta” katanya singkat via telepon Androidnya Senin (1/11) sore.












