Struktur Jaringan di Sebut Gembong Narkoba DN alias Ozone Wilayah Sektor Bandar Huluan

EL alias AG alias wak Anggek residivis kasus narkoba disebut beralamat Jalan Rajamin Purba Kelurahan Perdagangan III dipercaya sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap gudang penyimpanan narkoba.(f/ist)

SIMALUNGUN, Metro24– Hasil investigasi dan wawancara wartawan terhadap pengkonsumsi barang haram dan sejumlah pihak menjelaskan, organisasi jaringan narkoba mantan residivis berinisial DN alias Ozone alias mas DN di wilayah hukum Sektor Bandar Huluan resort Simalungun Sumatera Utara sangat rapi, Senin (22/6).

“Jaringan DN alias Ozone alias mas DN ini benar-benar sebuah jaringan yang rapi, pengungkapan harus dilakukan berdasarkan pada adanya kesamaan modus operandi,” katanya.

Kemudian dikatakannya khususnya penggunaan alat komunikasi, yaitu dulunya menggunakan aplikasi BlackBerry Messenger Enterprise, Threema, dan wire saat ini berkomunikasi dengan Facebook dan Twitter, dan WhatsApp” jelas sumber minta identitasnya disembunyikan, Minggu (21/6/2026) malam.

Kemudian sumber memaparkan struktur organisasi jaringan narkoba mantan residivis berinisial DN alias Ozone alias mas DN. Berikut strukturnya:

‘Bigbos’ peredaran narkoba untuk wilayah Kecamatan Bandar, Pematang Bandar dan Kecamatan Bandar Huluan inisial DN alias Ozone alias mas DN mantan residivis narkoba ini alamat perumahan Blok F.

Baca Juga :  Gelper Ikan-ikan Disebut Kembali Marak di Wilayah Sektor Perdagangan

Kemudian inisial dan alamat jaringan sindikat narkoba DN alias Ozone alias mas DN:

1. EL alias AG alias wak Anggek residivis kasus narkoba disebut beralamat Pasar I A Jalan Rajamin Purba Kelurahan Perdagangan III Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun.

EL alias AG alias wak Anggek dipercaya sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap gudang penyimpanan narkoba.

2. RP alias abang Jago-jago mantan residivis narkoba disebut kuasai wilayah Pematang Bandar Kelurahan Pematang Bandar Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun.

4. RZ alias Ompong disebut kuasai wilayah Lingkungan VII Kelurahan Perdagangan I Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun.

5. HF mantan residivis narkoba disebut kuasai wilayah dan domisili di Sederhana Nagori Perdagangan II Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun.

6. BD alias Paok disebut kuasai wilayah komplek kuburan Cina Kampung Gunung Nagori Bandar Jawa Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun.

modus operandi yang digunakan oleh para sindikat tersebut, khususnya saat berkomunikasi. Kini menggunakan aplikasi Facebook, WhatsApp messenger dan Twitter,” ungkapnya.

Untuk memuluskan bisnis haram DN alias Ozone alias mas DN beredar informasi adanya keterlibatan oknum aparat “nakal” berinisial BJ berperan mengkordinir “stabil” dari jaringan bandar narkoba disebut ke tingkat oknum aparat lebih tinggi.

Baca Juga :  Camat Pematang Bandar Bungkam, Pengusaha Sawit Setor Rp 30 Juta, ‘Alih Fungsi’ Mobil BumNag Kerasaan II

Kini oknum aparat “nakal” berinisial BJ tersebut, beredar informasi selain memiliki hunian mewah dan mobil mewah disebut hasil rampasan bandar narkoba kepulauan Riau, juga saat ini membangun bisnis properti kos-kosan mewah dan saat ini dalam tahap pinising.

Sementara Kapolsek Bandar Huluan Iptu Patar Banjar Nahor yang sempat dikonfirmasi mengatakan, “Oia pak?. Dibandar daerah mananya pak?

Ooh. Ok pak. Makasih infonya. Kita tindaklanjuti,” katanya Rabu (17/6/2026) sore kemarin.

Terkait informasi itu penggiat anti narkoba di Kabupaten Simalungun meminta pihak kepolisian Sumatera Utara (Poldasu) memetakan daerah rawan narkoba di pelosok-pelosok wilayah hukum Sektor Bandar Huluan resort Simalungun, baik peredaran maupun jalur distribusinya.

“Saya katakan semakin marak, sebab penindakannya selama ini oleh pihak aparat, terkesan tidak berdampak. Simon yang di temui di seputaran Kecamatan Bandar menyatakan dampak dalam peredaran narkoba bukan hanya anak muda, tapi juga orang dewasa dari berbagai profesi, bahkan melibatkan anak dibawah umur.

“Kita berharap harus ada langkah lebih konkrit dan tepat dilakukan Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto memerintahkan jajarannya untuk melakukan penindakan terhadap bandar narkoba berinisial DN alias Ozone.

Baca Juga :  Ditolak Berhubungan Intim, Lansia Cekik Ibu Rumah Tangga Hingga Tewas di Kamar Hotel

Kemudian Kapoldasu diminta membentuk tim khusus melakukan penyelidikan dan penindakan dugaan pencucian uang hasil penjualan narkoba oleh oknum aparat “nakal” berinisial BJ”, katanya berharap.

Sebelumnya Kepolisian Sektor Bandar Huluan juga tindaklanjuti informasi maraknya peredaran narkoba jenis sabu oleh jaringan bandar narkoba berinisial JT Wilayah Kecamatan Bandar Masilam.

Terpisah sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba dimaksud, sampai saat ini belum dapat dimintai penjelasannya.(age).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *