Ibu Rumah Tangga di Siantar Nyaris Tabrakan Diri ke Kereta Api

Pangeran Harahap Ketua GRIB Jaya Kota Pematangsiantar.(f/ist)

SIANTAR Metro24 -Seorang ibu rumah tangga, nyaris mengakhiri hidupnya dengan cara yang sangat tragis. Ia mencoba menabrakkan diri dan anaknya ke arah kereta api yang sedang melaju kencang di sekitar lintasan rel kereta api Jalan Mataram, Kota Pematangsiantar, Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Informasi yang dihimpun dari warga sekitar lokasi, sejumlah ibu-ibu yang melihat kejadian tersebut langsung berinisiatif mencegah dan mengamankan ibu serta anaknya agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Selanjutnya, ibu dan anak tersebut dibawa ke kantor GRIB Jaya Jalan Tanah Jawa Kelurahan Melayu Kota Pematangsiantar. Setelah dilakukan pendekatan dan ditanya oleh pihak terkait, ibu tersebut diduga mengalami tekanan psikologis akibat ditinggal suami serta memiliki beban utang sekitar Rp350 ribu.

Ketua GRIB Jaya Kota Pematangsiantar, Pangeran Harahap yang dikenal warga setempat sering memberi bantuan sosial, kemudian mengambil langkah cepat dengan menyelesaikan persoalan utang tersebut menggunakan dana pribadi, serta memanggil pihak berwenang guna memastikan ibu dan anaknya mendapatkan penanganan lanjutan agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga :  Seorang Pelajar SMA di Kota Pematangsiantar Minta Maaf

Pangeran Harahap juga berpesan kepada warga untuk tidak mudah berpikiran sempit saat menghadapi masalah.

“Untuk menghilangkan stres paling tidak mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Esa. Semua urusan pasti mendapatkan ridhonya,” katanya.

Saksi kejadian lainnya menceritakan, si ibu tersebut berkeluh kesah tentang perasaan dan kesusahan hidupnya. Namun, saksi sama sekali tidak tahu kalau ibu tersebut punya niatan ingin bunuh diri. Korban menceritakan bahwa dirinya ditinggal suaminya. Sang suami pergi entah kemana.

Korban juga menceritakan kalau mempunyai anak. Ia hidup bersama anak kesayangannya. Tak hanya itu, korban juga menceritakan kalau fisiknya kurang sehat dan memiliki beban hutang.

Baca Juga :  Kios BRI Link di Pamatang Sahkuda Simalungun Terbakar

Tak berselang lama, di lokasi. Saksi kaget mendengar ribut-ribut warga sekitar bahwa ada seorang wanita dan anaknya hendak menabrak diri ke kereta api. Ia pun bergegas menghampiri ke kerumunan orang di tengah perlintasan kereta. Setelah dicek, rupanya korban tidak lain adalah perempuan yang sebelumnya sempat curhat.

Saksi lain, yang berdekatan dengan perlintasan kereta api mengatakan bahwa ada seorang perempuan dan seorang anak di perlintasan pada saat kereta sedang lewat. Lantaran posisi kereta api sudah melaju dalam jarak dekat, saksi dan warga sekitar langsung menghampirinya dan menyelamatkan ibu dan anaknya.

Warga menduga korban percobaan bunuh diri lantaran tidak kuat mengatasi persoalan hidupnya. Beruntung, kejadian ini dapat ditangani dengan cepat dan ibu dan anaknya sudah diamankan personel Polsek Siantar Utara Kota Pematangsiantar.

Baca Juga :  Warga Parapat Melakukan Pembersihan Paska Banjir

Himbauan: Kehidupan adalah anugerah berharga dari Allah SWT. Segera ajak bicara kerabat, teman-teman, ustaz/ustazah, pendeta, atau pemuka agama lainnya untuk menenangkan diri jika Anda memiliki gagasan bunuh diri.

Konsultasi kesehatan jiwa bisa diakses di hotline 119 extension 8 yang disediakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes juga bisa dihubungi pada 021-500-454. BPJS Kesehatan juga membiayai penuh konsultasi dan perawatan kejiwaan di faskes penyedia layanan.(age)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *