UPTD SMP NEGERI 12 Pematangsiantar Sosialisasi (PIP), Ini Tujuannya

Kepsek UPTD SMP NEGERI 12 Pematangsiantar Imelda Romualdex Samosir S.Pd saat sosialisasi bantuan (PIP) ke siswa (dan orang tua).(f/ist)

SIANTAR, Metro24 -Sebagai upaya Pemko melalui Disdik meningkatkan kualitas layanan dan untuk memastikan bantuan pendidikan tersalurkan secara tepat sasaran, UPTD SMP NEGERI 12 Pematangsiantar menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP), Rabu (17/12).

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa dan orang tua mengenai mekanisme aktivasi rekening serta prosedur pencairan dana (PIP)

Sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP) yang dihadiri orang tua murid dan sejumlah guru berlangsung di Aula kantor UPTD SMP NEGERI 12 Pematangsiantar Jalan Sibolga nomor 25 Kota Pematangsiantar.

Baca Juga :  MTQN ke-55 Membumikan Al-Qur’an di Masyarakat Islam Kecamatan Siantar Utara

Kegiatan sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP) dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah UPTD SMP NEGERI 12 Pematangsiantar.

Kepsek UPTD SMP NEGERI 12 Pematangsiantar Imelda Romualdex Samosir S.Pd mengatakan sosialisasi bantuan (PIP) ke siswa (dan orang tua) dilakukan oleh sekolah melalui pertemuan dengan orang tua.

Kemudian Imelda Romualdex Samosir SP.d menjelaskan tujuan program (PIP) diantaranya mencegah putus sekolah, meringankan biaya pendidikan, diantaranya transportasi dan perlengkapan sekolah, ucapnya.

Dikatakannya tujuan utama program (PIP) diantaranya meningkatkan semangat belajar siswa dan bantuan pendidikan melalui (PIP) dapat memberikan manfaat optimal kepada peserta didik agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh peserta didik.

Baca Juga :  Sat Lantas Polres Simalungun Edukasi Disiplin Berlalu Lintas di SMK Negeri 1 Siantar

Selanjutnya Kepsek UPTD SMP NEGERI 12 Pematangsiantar ini juga mengingatkan orang tua murid agar bantuan (PIP) benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan siswa agar semakin termotivasi untuk sekolah, harapannya.

“Program Indonesia Pintar (PIP) adalah salah satu program yang dirancang untuk membantu anak-anak usia sekolah dari keluarga miskin/rentan miskin tetap,” ucapnya.

Kemudian dikatakannya dengan berakhirnya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh orang tua dapat memahami prosedur dan tanggung jawabnya dalam penggunaan (PIP) dan diharapkan dapat menjadi fondasi penting dalam menciptakan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan, pungkasnya.(age)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *