Aksi Begal Bersenjata Resahkan Warga Wilayah Polsek Gunung Malela

Ilustrasi begal.(f/ist).

SIMALUNGUN, Metro24 – Masyarakat Kecamatan Gunung Malela kembali diresahkan aksi kriminalitas diduga begal dalam sepekan terakhir. Kabar ini bahkan ramai diperbincangkan di sejumlah media sosial, Kamis (25/6/2026)

Salah satu unggahan yang paling banyak mendapat perhatian datang dari akun Facebook bernama @Afdan Vito. Dalam unggahan yang beredar, disebutkan telah terjadi aksi diduga begal di Pematang Ganjing, tepatnya dekat bendungan air Kecamatan Gunung Malela.

Dalam unggahan itu, pemilik akun tidak menyebut jumlah pelaku, diduga membawa senjata. pelaku disebut merampas uang milik korban saat melintas di lokasi kejadian.

Unggahan tersebut juga disertai imbauan kepada masyarakat Gunung Malela agar lebih berhati-hati ketika berkendara, khususnya pada malam hingga dini hari.

Baca Juga :  Jukir Liar Diamankan Polisi Depan BRI Unit Bangun

Unggahan itu sontak viral dan memancing reaksi sejumlah warganet. Sebagian mengaku khawatir dan berharap aparat kepolisian segera mengambil tindakan tegas terhadap pelaku kriminal jalanan.

Beberapa warga bahkan mengaku mulai membatasi aktivitas malam mereka karena takut menjadi korban tindak kejahatan serupa.

Tidak sedikit pula yang meminta patroli kepolisian diperketat di titik-titik rawan yang selama ini minim penerangan dan relatif sepi pada malam dan dini hari.

“hati2 kali ya wehhhh yg mau berangkat pasar pagi tadi sekitar jam 02.57 kawan awak org Huta 4 pematang gajing telah kenak begal di duku2an Wak doda sebelum Bandungan,,,,,,Uda GK aman kampung kami wehhhh begal ny membawah senjata tajam ya wehhhh di pikir ny Uda banyak kali untung jualan kami wehhhh 1000,2000ribu ny bahkan klau kami belanja yg selalu kami Bawak uang receh2 an yg kami Bawak untuk belanja pasar pagi,” sebut akun Facebook @Afdan Vito.

Baca Juga :  Mayat Misterius Usus Terburai Ditemukan Di bantaran Sungai Bah bolon

Terpisah Amri Saragih Pangulu Pematang Ganjing ketika ditanya membenarkan peristiwa tersebut.”Iya. Sebenarnya bukan begal sepeda motor. Dihambat dengan kekerasan. Kemudian memeras uang,” ungkapnya.

Kemudian Pangulu Pematang Ganjing ini mengatakan sudah mendampingi warga melaporkan peristiwa itu kepada pihak kepolisian. “Tadi dampingi ke Polsek, Nama lengkap yang gak ingat. Panggilannya Sopin,” pungkasnya.(age)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *